
Mendebarkan karena kapal terlalu tinggi. Posisi kapal hanya berada setengah
meter di bawah jembatan, yang sudah tinggi itu. Setelah petugas menurunkan
cerobong asap teleskopik, barulah kapal bisa lolos. Setelah kapal berhasil
melewati jembatan, ratusan warga yang berkumpul di kedua ujung jembatan
melonjak kegirangan dan berteriak histeris, ”Fantastik!”
”Kapal itu sangat besar. Benar-benar fantastik menyaksikan kapal raksasa itu bergerak,” kata Kurt Hal (56), seorang warga.
Ada juga sebuah gelanggang es, lapangan golf kecil, dan satu teaterluar ruang dengan lebih dari 750 kursi. Teater ini terdapat diburitan kapal dibangun dengan gaya amfiteater Yunani kuno. Padasiang hari, teater ini berubah fungsi jadi kolam renang, sedangkan pada malam hari bisa disulap menjadi teater terbuka menghadap kelautan lepas. Ada juga sebuah bioskop dalam ruangan yang mampu menampung 1.300 orang.
Kota terapung
Biasanya badan kapal dibangun sebagai satu kesatuan yang utuh. Namun, Oasis dirancang dengan memisahkan badan kapal menjadi dua bagian. Di tengahnya ada taman hijau seluas lapangan bola.
Kapal berlantai 16 ini juga memiliki kolam renang terbesar di dunia. Saking besarnya, kapal ini pun dijuluki The Floating City atau Kota Terapung.
Ada juga sebuah gelanggang es, lapangan golf kecil, dan satu teaterluar ruang dengan lebih dari 750 kursi. Teater ini terdapat diburitan kapal dibangun dengan gaya amfiteater Yunani kuno. Padasiang hari, teater ini berubah fungsi jadi kolam renang, sedangkan pada malam hari bisa disulap menjadi teater terbuka menghadap kelautan lepas. Ada juga sebuah bioskop dalam ruangan yang mampu menampung 1.300 orang.
Kota terapung
Biasanya badan kapal dibangun sebagai satu kesatuan yang utuh. Namun, Oasis dirancang dengan memisahkan badan kapal menjadi dua bagian. Di tengahnya ada taman hijau seluas lapangan bola.
Kapal berlantai 16 ini juga memiliki kolam renang terbesar di dunia. Saking besarnya, kapal ini pun dijuluki The Floating City atau Kota Terapung.
Kota terapung
Biasanya badan kapal dibangun sebagai satu kesatuan yang utuh. Namun, Oasis dirancang dengan memisahkan badan kapal menjadi dua bagian. Di tengahnya ada taman hijau seluas lapangan bola.
Kapal berlantai 16 ini juga memiliki kolam renang terbesar di dunia. Saking besarnya, kapal ini pun dijuluki The Floating City atau Kota Terapung.
Kapal berlantai 16 ini juga memiliki kolam renang terbesar di dunia. Saking besarnya, kapal ini pun dijuluki The Floating City atau Kota Terapung.
Selain enam kolam renang, kapal memiliki lapangan voli, basket, dan zona kaum muda dengan tema taman dan kebun bibit untuk anak-anak. Kapal raksasa ini memiliki ruangan-ruangan yang amat beragam fungsinya.
Di kapal disediakan sebuah taman dengan tema ”lingkungan”. Taman ini diisi dengan tanaman bernuansa lingkungan tropis, dengan pohon palem.
Kapal yang dibuat oleh 2.800 pekerja itu memiliki panjang 360 meter serta berat 225.282 ton. Kapal milik Royal Caribbean International ini digerakkan 3 baling-baling, masing- masing setinggi 200 kaki. Kapal berjalan dengan sistem tarik, bukan dorong seperti kapal pesiar biasa.
Sistem ini dilaporkan dapat menghasilkan sekitar 30.000 tenaga kuda, yang bagi Oasis diyakinilebih efisien karena mengurangi hambatan dalam air.
”Kapal itu sangat besar. Benar-benar fantastik menyaksikan kapal raksasa itu bergerak,” kata Kurt Hal (56), seorang warga.
Ada juga sebuah gelanggang es, lapangan golf kecil, dan satu teaterluar ruang dengan lebih dari 750 kursi. Teater ini terdapat diburitan kapal dibangun dengan gaya amfiteater Yunani kuno. Padasiang hari, teater ini berubah fungsi jadi kolam renang, sedangkan pada malam hari bisa disulap menjadi teater terbuka menghadap kelautan lepas. Ada juga sebuah bioskop dalam ruangan yang mampu menampung 1.300 orang.
Kota terapung
Biasanya badan kapal dibangun sebagai satu kesatuan yang utuh. Namun, Oasis dirancang dengan memisahkan badan kapal menjadi dua bagian. Di tengahnya ada taman hijau seluas lapangan bola.
Kapal berlantai 16 ini juga memiliki kolam renang terbesar di dunia. Saking besarnya, kapal ini pun dijuluki The Floating City atau Kota Terapung.
Ada juga sebuah gelanggang es, lapangan golf kecil, dan satu teaterluar ruang dengan lebih dari 750 kursi. Teater ini terdapat diburitan kapal dibangun dengan gaya amfiteater Yunani kuno. Padasiang hari, teater ini berubah fungsi jadi kolam renang, sedangkan pada malam hari bisa disulap menjadi teater terbuka menghadap kelautan lepas. Ada juga sebuah bioskop dalam ruangan yang mampu menampung 1.300 orang.
Kota terapung
Biasanya badan kapal dibangun sebagai satu kesatuan yang utuh. Namun, Oasis dirancang dengan memisahkan badan kapal menjadi dua bagian. Di tengahnya ada taman hijau seluas lapangan bola.
Kapal berlantai 16 ini juga memiliki kolam renang terbesar di dunia. Saking besarnya, kapal ini pun dijuluki The Floating City atau Kota Terapung.
Kota terapung
Biasanya badan kapal dibangun sebagai satu kesatuan yang utuh. Namun, Oasis dirancang dengan memisahkan badan kapal menjadi dua bagian. Di tengahnya ada taman hijau seluas lapangan bola.
Kapal berlantai 16 ini juga memiliki kolam renang terbesar di dunia. Saking besarnya, kapal ini pun dijuluki The Floating City atau Kota Terapung.
Kapal berlantai 16 ini juga memiliki kolam renang terbesar di dunia. Saking besarnya, kapal ini pun dijuluki The Floating City atau Kota Terapung.
Selain enam kolam renang, kapal memiliki lapangan voli, basket, dan zona kaum muda dengan tema taman dan kebun bibit untuk anak-anak. Kapal raksasa ini memiliki ruangan-ruangan yang amat beragam fungsinya.
Di kapal disediakan sebuah taman dengan tema ”lingkungan”. Taman ini diisi dengan tanaman bernuansa lingkungan tropis, dengan pohon palem.
Kapal yang dibuat oleh 2.800 pekerja itu memiliki panjang 360 meter serta berat 225.282 ton. Kapal milik Royal Caribbean International ini digerakkan 3 baling-baling, masing- masing setinggi 200 kaki. Kapal berjalan dengan sistem tarik, bukan dorong seperti kapal pesiar biasa.
Sistem ini dilaporkan dapat menghasilkan sekitar 30.000 tenaga kuda, yang bagi Oasis diyakinilebih efisien karena mengurangi hambatan dalam air.
”Kami bersyukur, kapal bisa melewati jembatan
tanpa insiden. Tidak ada yang jatuh,” tambah Ilvonen Toivo, Manajer Proyek STX
Finlandia, perusahaan pembuat kapal tersebut.
Ilvonen
menuturkan kemegahan The Oasis of the Seas dengan kabinyang memiliki serambi
tersendiri. Setiap lantai kapal memilikijendela yang bisa digeser. Kapal pun
memiliki ruangan mewahsepanjang 487 meter dengan balkon menghadap ke laut lepas
dangeladak untuk berjalan. Ini adalah fasilitas untuk pertemuan besar dan
tentunya dengan suguhan ala surga di dunia itu.
Naik kapal ini akan membuat penumpang tidak merasa sedangberada di lautan, tetapi di rumah dengan fasilitas relaksasi. Kapal ini memiliki 7 ruang publik, layaknya sebuah taman di kompleks perumahan.
Kapal ini
memiliki satu lapangan bernama Central Park, yang diisi dengan ratusan butik,
restoran, dan bar, termasuk bar yang bisa bergerak naik-turun tiga dek. Ini
memungkinkan pengunjung berada pada tingkat yang berbeda dengan sensasi yang
berbeda pula.








0 comments:
Post a Comment